INFORMASI BP3TKI PONTIANAK

Rapat Evaluasi

BP3TKI Pontianak Adakan Rapat Evaluasi dan Kinerja di Awal Tahun 2019

BP3TKI Pontianak | Selasa, 15 Januari 2019 - 15:46:26 WIB | dibaca: 521 pembaca

BP3TKI Pontianak pada Senin (14/01) mengadakan rapat awal tahun terkait evaluasi kinerja di tahun 2018 dan rencana kerja di tahun 2019. Rapat yang dilakukan di Ruang Rapat BP3TKI Pontianak ini dipimpin oleh Kepala BP3TKI Pontianak Maruji Manullang. Turut hadir Pejabat Eselon IV BP3TKI Pontianak, Koordinator P4TKI Entikong, Koordinator P4TKI Sambas, dan seluruh pegawai BP3TKI Pontianak.

Rapat yang berlangsung selama dua jam ini membahas kinerja setiap seksi selama tahun 2018 dan rencana yang akan dilakukan pada tahun 2019. Rapat diawali dengan paparan dari setiap seksi dan P4TKI Sambas dan Entikong.

Kepala Seksi Penyiapan Penempatan BP3TKI Pontianak As Syafii memaparkan pada tahun 2018 Seksi Penempatan telah melakukan berbagai inovasi diantaranya adanya fasilitas WIFI di ruang pelayanan, adanya video alur pelayanan, dan aplikasi SIAP yang dapat digunakan oleh para Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sementara itu untuk target penempatan di tahun 2019 ini, sebanyak 1.556 CPMI.

Adapun Kepala Seksi Kelembagaan dan Permasyarakatan Program Delina Haloho mengatakan tahun 2018 ini sudah dilaksanakan 16 paket sosialisasi yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Barat. Selain itu juga sudah dilaksanakan rapat pembinaan PPTKIS dan koordinasi lembaga penempatan dan penandatanganan kerjasama antara BP3TKI Pontianak dan Pramuka Kwarda Kalimantan Barat. Di tahun 2019 ini, Seksi Kelembagaan mempunyai beberapa program diantaranya sosialisasi penempatan dan pelindungan PMI, penyuluhan jabatan di Sekolah-Sekolah.

Kepala Seksi Perlindungan BP3TKI Pontianak Andi Kusuma Irfandi mengatakan di tahun 2018, Tim Perlindungan BP3TKI Pontianak sudah melakukan berbagai macam perlindungan terhadap para PMI diantaranya fasilitasi pemulangan PMI Deportasi, repatriasi, sakit, ataupun terlantar. Selain itu pula sudah dilakukan sidak ke beberapa penampungan PMI ilegal yang ada di Kalimantan Barat.

Dari sisi ketatausahaan, Kasubbag TU Sulistyo Adhi Wibowo mengatakan bahwa agar semua pegawai dapat disiplin mengenai kehadiran di kantor. Apabila sakit atau izin agar memberitahukan kepada atasannya atau membuat surat. Selain itu pula, di tahun 2019 ini akan dilakukannya Tata Naskah Dokumen Elektronik (TNDE).

Tak lupa juga Koordinator P4TKI Entikong dan Koordinator P4TKI Sambas memberikan paparannya mengenai kinerjanya selama satu tahun. Roni Firman Ramdani selaku Koordinator P4TKI Sambas mengatakan selama 2018 sebanyak 1.212 PMI telah berproses penempatan di LTSA Sambas. Sementara itu Viktor Fernando selaku Koordinator P4TKI Entikong mengatakan di tahun 2018 sebanyak 2.472 PMI deportasi telah difasilitasi pemulangannya dari Entikong ke Pontianak.

Sementara itu Maruji Manullang Kepala BP3TKI Pontianak mengatakan di tahun 2019 ini walaupun anggaran kita berkurang namun jangan sampai mengurangi pelayanan kita terhadap para PMI. Bahkan kita harus melakukan inovasi-inovasi dalam melakukan pelayanan. Salah satu contohnya melakukan penyebaran informasi terkait penempatan dan pelindungan PMI di acara Car Free Day.

Acara yang berlangsung cair ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama seluruh pegawai BP3TKI Pontianak.



INFORMASI BP3TKI PONTIANAK LAINYA .....