INFORMASI BP3TKI PONTIANAK

G To G Korea

BP3TKI Pontianak Berikan Pelatihan Bahasa Korea Secara Gratis Bagi Calon PMI Korea

BP3TKI Pontianak | Kamis, 05 September 2019 - 15:09:07 WIB | dibaca: 462 pembaca

BP3TKI Pontianak kembali melakukan inovasi terkait peningkatan pelayanan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kali ini sasarannya adalah kompetensi Bahasa Korea untuk para calon PMI yang akan mengikuti Program G To G (Government To Government) Korea sektor manufaktur dan perikanan pada tahun 2020 mendatang.

Pada Selasa (03/09) Kepala BP3TKI Pontianak Erwin Rachmat dan Kepala Seksi Kelembagaan dan Permasyarakatan Program Delina Haloho bersama sejumlah staff melakukan koordinasi dengan Pusat IPTEK dan Bahasa Kota Pontianak. Jajaran BP3TKI Pontianak diterima langsung oleh Teguh Sapto selaku Kepala Pusat IPTEK dan Bahasa Kota Pontianak.

“Kami sangat senang, Bapak dan Ibu berkunjung ke kantor kami dan akan melakukan kerjasama tentang pelatihan Bahasa Korea. Nantinya kami akan menyiapkan kelas khusus yang siswanya para calon tenaga kerja yang akan mengikuti seleksi G To G Korea,”ujar Teguh.

Pusat IPTEK dan Bahasa Kota Pontianak merupakan UPTD Dinas Pendidikan Kota Pontianak yang memberikan layanan secara gratis untuk pelatihan Bahasa Korea, Inggris, Arab, dan Mandarin. Untuk tahun 2020 direncanakan akan dibuka kelas Bahasa Jepang.

Salah satu alasan BP3TKI Pontianak melakukan kerjasama dengan Pusat IPTEK dan Bahasa Kota Pontianak adalah terbatasnya Lembaga Pelatihan Bahasa Korea di Pontianak. Selain itu pula, hasil tindaklanjut kegiatan Job Fair yang diikuti BP3TKI Pontianak beberapa waktu yang lalu.

“Ketika Job Fair, kami selalu informasikan peluang kerja ke Korea melalui skema G To G, dan ternyata responnya sangat bagus namun kendalanya keterbatasan Bahasa Korea. Setelah kita cari solusi, ternyata di Pontianak ada Lembaga Pelatihan Bahasa Korea secara gratis. Ini adalah salah satu bentuk sinergitas yang bagus dan tentunya sangat bermanfaat untuk para Calon PMI,” tutur Erwin dalam siaran persnya yang diterima Humas BNP2TKI.

Tim Kelembagaan dan Permasyarakatan Program BP3TKI Pontianak dalam waktu dekat ini akan menghubungi para Calon PMI yang berminat mengikuti program G To G Korea sektor perikanan dan manufaktur pada tahun 2020 mendatang. Sebelumnya para Calon PMI ini telah terdata dalam kegiatan Job Fair yang diadakan beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu Kepala Seksi Kelembagaan dan Permasyarakatan Program BP3TKI Pontianak Delina Haloho menambahkan selain peserta yang didapat dari kegiatan Job Fair, BP3TKI Pontianak juga akan kembali berkoordinasi dengan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Pontianak dan SMK SMTI Pontianak.

Di tahun 2019 ini, pada dua sekolah tersebut telah dilakukan kegiatan Penyuluhan Jabatan Skema G To G Korea sektor perikanan dan manufaktur. Bahkan ketika melakukan penyuluhan jabatan di SUPM Pontianak, BP3TKI Pontianak menghadirkan Choi Jhong Yun selaku Direktur HRD Korea dan Budiono selaku Kasubdit Penyiapan Pemerintah BNP2TKI sebagai narasumber dalam memberikan materi kepada para siswa-siswi SUPM Pontianak.

Diharapkan dengan adanya pelatihan Bahasa Korea secara gratis ini, jumlah peminat program G To G Korea asal Kalimantan Barat dapat meningkat baik dari sisi jumlah pendaftar maupun dari sisi jumlah kelulusan.

BP3TKI Pontianak terus melakukan koordinasi dan sinergi ke berbagai lembaga untuk memasyarakatkan program-program penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia. Salah satu caranya adalah BP3TKI Pontianak melalui P4TKI Sambas telah memasang spanduk-spanduk di berbagai Kantor Desa di Kabupaten Sambas mengenai tata cara bekerja ke luar negeri.

“Kita selalu berkoordinasi dengan stakeholder penempatan dan pelindungan PMI. Dari segi penempatan kita selalu berkoordinasi dengan Disnakertrans Provinsi Kalbar untuk memaksimalkan keberadaan LTSA Entikong. Dari sisi pelindungan, jalinan komunikasi dengan KJRI Kuching terus dilakukan  dalam rangka menyelesaikan permasalahan-permasalahan PMIB di wilayah Sarawak.  Harapan kami dengan sinergitas antarlembaga yang baik, kami dapat memberikan pelayanan prima kepada para PMI beserta keluarganya,”tutup Erwin.



INFORMASI BP3TKI PONTIANAK LAINYA .....