INFORMASI BP3TKI PONTIANAK

Fasilitasi Pemulangan

BP3TKI Pontianak Fasilitasi Pemulangan 25 PMI ke Makassar

BP3TKI Pontianak | Rabu, 26 September 2018 - 11:23:50 WIB | dibaca: 556 pembaca

BP3TKI Pontianak kembali melakukan fasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural pada Selasa (25/09). Kali ini sebanyak 25 orang dipulangkan ke Makassar dengan menggunakan pesawat Lion Air JT 816. Selain itu pula terdapat 3 balita dalam pemulangan kali ini. Mereka berangkat pada pukul 19.10 WIB dan tiba di Bandara Hasanuddin Makassar pada pukul 22.15 WITA.

Ke 25 orang ini merupakan PMI Non Prosedural yang dicegah keberangkatannya oleh Polda Kalimantan Barat pada Selasa (18/09) di Bandara Supadio Kab. Kubu Raya. Setelah menjalani pemeriksaan, akhirnya pada Selasa sore mereka diperbolehkan pulang ke daerah asalnya.

Adapun daerah asal mereka adalah Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Bulukumba.

 “Sebelum kita pulangkan, mereka kita tawari beberapa opsi diantaranya bekerja di perusaahan sawit dalam negeri yakni di Putussibau, bekerja di luar negeri dengan dilengkapi dahulu dokumen ketenagakerjaannya. Namun mereka memilih untuk pulang ke kampung halamannya di Sulawesi,”ujar Maruji Manullang Kepala BP3TKI Pontianak.

Wilayah Kalimantan Barat yang merupakan pintu masuk ke Negeri Sarawak Malaysia menjadikan wilayah ini menjadi wilayah transit bagi PMI-PMI yang akan bekerja ke Serawak. Setelah tiba di Bandara Supadio Kubu Raya, mereka melanjutkan perjalanan darat dengan menggunakan bus dan travel melalui PLBN Entikong Kabupaten Sanggau.

Sering kali penegak hukum melakukan pencegahan terhadap PMI Non Prosedural di sepanjang jalur darat Pontianak Entikong. Di Tahun 2018 ini sebanyak 71 PMI berhasil dicegah keberangkatannya.

Untuk meminimalkan keberangkatan PMI Non Prosedural, BP3TKI Pontianak sudah melakukan berbagai hal mulai dari bersinergi dengan stakeholder lain, sosialiasi penempatan dan pelindungan PMI di berbagawai wilayah di Kalimantan Barat, dan penyebaran brosur di PLBN Entikong tentang tata cara bekerja ke luar negeri.

“Kami tidak pernah lelah untuk terus mensosialisasikan tata cara bekerja ke luar negeri ke masyarakat baik itu wilayah kantung PMI seperti Sambas maupun di wilayah transit seperti Entikong,”tutur Maruji.

Berada wilayah perbatasan, membuat BP3TKI Pontianak harus selalu siap menangani pemulangan-pemulangan PMI Bermasalah baik itu deportasi dari Malaysia, repatriasi dari KJRI Kuching, maupun pencegahan dari aparat penegak hukum.

“Saat ini kami mempunyai 3 helpdesk yakni di Bandara Supadio, PLBN Aruk, dan PLBN Entikong. Kami senantiasa selalu siap melayani pemulangan-pemulangan PMI Bermasalah baik yang akan dipulangkan ke luar Kalimantan Barat maupun di wilayah Kalimantan Barat,”tutup Maruji.



INFORMASI BP3TKI PONTIANAK LAINYA .....