INFORMASI BP3TKI PONTIANAK

Sosialisasi PMI

BP3TKI Pontianak Gencar Lakukan Sosialisasi P2PMI di Berbagai Sekolah dan Perguruan Tinggi

BP3TKI Pontianak | Jumat, 08 Maret 2019 - 14:10:26 WIB | dibaca: 585 pembaca

Guna penyebaran informasi ke para siswa-siswa SMK dan mahasiswa jurusan keperawatan di wilayah Kalimantan Barat, BP3TKI Pontianak kembali lakukan kegiatan sosialisasi penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sosialisasi ini dilakukan di lima SMK dan satu Perguruan Tinggi.

Sosialisasi pertama dilakukan di Kabupaten Sambas pada Kamis (22/02). Bertempat di SMK Karya Mandiri dan SMKN 1 Sambas, kegiatan ini diikuti sekitar 100 siswa dari berbagai jurusan yang ada di kedua SMK.

Minggu selanjutnya, kegiatan penyebaran informasi ini dilakukan di Kabupaten Sanggau. 50 siswa dari SMKN 1 Sanggau mengikuti acara sosialisasi yang dilakukan pada Kamis (28/02). Keesokan harinya pada Jumat (01/03), acara sosialisasi dilakukan di SMKN 1 Parindu dengan peserta sebanyak 50 orang.

Di minggu kedua bulan Maret, BP3TKI Pontianak kembali mengadakan sosialisasi penempatan dan pelindungan PMI di Kota Singkawang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di dua tempat. Pertama dilakukan di SMK Mudita pada Selasa (05/03), selanjutntya dilaksanakan di Poltekkes Kemenkes Pontianak Jurusan Keperawatan di Singkawang pada Rabu (06/03).

Kegiatan sosialisasi ini mengundang beberapa narasumber diantaranya Zainal Abidin selaku Kadisnakertrans Kabupaten Sambas, Roni Firman Ramdani selaku Koordinator P4TKI Sambas, Delina Haloho selaku Kepala Seksi Kelembagaan dan Permasyarakatan Program BP3TKI Pontianak, As Syafii selaku Kepala Seksi Penyiapan Penempatan BP3TKI Pontianak, Viktor Fernando selaku Koordinator P4TKI Entikong, Sidik selalu Mediator Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Singkawang, Setya Utama selaku Fungisional Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sanggau, Eva Agustinaria Sitorus selaku Pengantar Kerja BP3TKI Pontianak, dan Agud Gudiyahman selaku Pengantar Kerja BP3TKI Pontianak.

Penyebaran informasi mengenai penempatan dan pelindungan PMI ini menjadi tantangan bagi BP3TKI Pontianak. Hal ini dikarenakan luasnya wilayah Kalimantan Barat .Di kawasan perbatasan Indonesia Malaysia saja terdapat lima  Kabupaten yang harus diberikan wawasan mengenai penempatan dan pelindungan untuk aparat pemerintahan dan aparat penegak hukum.

Selain itu juga dalam sosialisasi kali ini dipaparkan mengenai peluang-peluang bekerja ke luar negeri. Selama ini warga Kalimantan Barat sebagian besar bekerja di sektor plantation dan plywood, kedepannya diharapkan bisa bekerja di sektor-sektor middle skill hingga high skill. BP3TKI Pontianak sendiri telah melaksanakan rakor dengan SMK-SMK yang ada di Pontianak guna menggali potensi PMI di sektor ini.

 



INFORMASI BP3TKI PONTIANAK LAINYA .....