INFORMASI BP3TKI PONTIANAK

Job Fair 2019

BP3TKI Pontianak Sediakan Ribuan Lowongan Kerja ke Luar Negeri dalam Job Fair 2019

BP3TKI Pontianak | Senin, 02 September 2019 - 09:56:21 WIB | dibaca: 472 pembaca

BP3TKI Pontianak turut berpartisipasi dalam Pameran Bursa Kerja 2019 yang berlangsung di Pontianak Covention Center pada Rabu hingga Jumat( 28-30/08/2019). Bursa Kerja kali ini digagas oleh Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan PTSP Kota Pontianak. Kegiatan kali ini diikuti sebanyak 41 perusahaan dan beberapa mitra kerja Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan PTSP Kota Pontianak.

Adapun lowongan pekerjaan yang tersedia berjumlah 2.613 lowongan kerja yang beroperasi di dalam negeri dan 1.505 lowongan yang bergerak di luar negeri. Berbagai lowongan tersebut bergerak di bidang retail, finance, perbankan, perkebunan,dan perhotelan.

Walikota Pontianak Edi Kamtono dalam pembukaan acara ini mengatakan kegiatan ini sebagai wadah untuk mempertemukan para pemberi kerja dengan para pencari kerja yang ada di Kota Pontianak. Selain itu diharapkan kegiatan ini dapat mengurangi jumlah angka pencari kerja di Kota Pontianak.

“Job Fair ini merupakan agenda tahunan yang selalu digelar oleh Pemkot Pontianak dengan tujuan untuk memberikan ruang bagi para pencari kerja dalam mengakses lowongan kerja di Kota Pontianak,” ujar Edi.

Semenjak 2017, BP3TKI Pontianak selalu hadir untuk mengikuti kegiatan Job Fair yang berlangsung dalam tiga hari ini. Dalam pameran bursa kerja ini, BP3TKI Pontianak menawarkan berbagai lowongan kerja ke berbagai negara seperti Malaysia, Brunei, Polandia, Arab Saudi, Jepang, Korea.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi terkait penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Tidak kita pungkiri, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana tata cara bekerja ke luar negeri, “ujar Erwin Rachmat Kepala BP3TKI Pontianak dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tim Humas BNP2TKI.

Berbagai macam kegiatan, sudah dilakukan BP3TKI Pontianak dalam memasyarakatkan program penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Di tahun 2019 ini, tercatat BP3TKI Pontianak sudah melakukan kegiatan Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan PMI dan kegiatan Penyuluhan Jabatan di delapan tempat diantaranya Sekolah Usaha Perikanan Menengah ( SUPM) Pontianak dan SMK SMTI Pontianak.

Dengan kegiatan ini diharapkan para lulusan SMK dan masyarakat luas dapat mengetahui tata cara bekerja ke luar negeri dan dapat mengetahui bahwa lowongan pekerjaan di luar negeri itu bukan hanya untuk sektor informal namun banyak sektor-sektor formal yang dapat dijadikan pilihan. Diantaranya sektor kesehatan dengan program G To G Jepang, sektor manufaktur dengan program G To G Korea, dan sektor hospitality yang ada di berbagai negara.

Sementara itu Delina Haloho Kepala Seksi Kelembagaan dan Permasyarakatan Program BP3TKI Pontianak mengatakan kami fokus untuk merubah image PMI di kalangan para siswa-siswa SMK. Selama ini mereka berpikir bahwa PMI itu identik dengan kekerasan yang diterima dari majikannya, bekerja di sektor rumah tangga. Dengan turun ke SMK SMK, harapan kami mereka dapat merubah image tentang PMI. Selain itu pula, tentunya mereka dapat tertarik untuk mengikuti program-program seperti G To G Korea dengan sektor manufaktur dan perikanan.

Dalam kegiatan pameran bursa kerja kali ini, banyak para pencari kerja yang tertarik untuk mengikuti program G To G Korea sektor manufaktur dan perikanan dan program G To G Jepang sektor kesehatan.

Sunarko (27) salah satu lulusan keperawatan di Pontianak mengatakan dirinya sudah mengetahui program G To G Jepang dari temannya di Pulau Jawa. Namun ia mengaku belum sempat mengikuti seleksi karena keterbatasan waktu dan biaya. Ia berharap BNP2TKI dapat mengadakan seleksi  awal di Kota Pontianak sehingga dapat meringankan biaya bagi para pelamar dari Kalimantan Barat.

Hal senada diungkapkan Rani (23), ia baru mengetahui program G To G Jepang ini dalam Job Fair ini. Susahnya mendapatkan kerja di Pontianak, membuat program G To G Jepang menjadi salah satu alternatif terlebih lagi gaji yang ditawarkan sangat besar jika dibandingkan gaji di dalam negeri. Ia meyakini jika seleksi dilakukan di Kota Pontianak akan banyak para lulusan keperawatan yang mengikuti program G To G Jepang.

Sementara itu dari data BP3TKI Pontianak, selama kegiatan job fair ini ratusan para pencari kerja mengunjungi stand BP3TKI Pontianak. Setelah diberi penjelasan terkait terkait penempatan dan pelindungan PMI dan lowongan-lowongan yang tersedia di luar negeri, dari ratusan pengunjung sebanyak 231 orang berminat bekerja di luar negeri dan 8 orang langsung mendaftar di PT Putra Duta Pembangunan yang turut serta dalam kegiatan ini.

“Dalam kegiatan ini, kami mendapatkan calon-calon pekerja migran yang berminat bekerja ke luar negeri. Kami juga mendata apa saja kiranya kompetensi yang mereka butuhkan untuk bekerja ke luar negeri seperti penguasaan Bahasa Korea. Kami akan mencari cara agar para calon-calon pekerja ini mendapatkan skill yang dirasa masih kurang,” tutup Erwin.

 

 

 



INFORMASI BP3TKI PONTIANAK LAINYA .....