INFORMASI BP3TKI PONTIANAK

Work From Home

BP3TKI Pontianak Tetap Produktif Meski Work From Home

BP3TKI Pontianak | Rabu, 01 April 2020 - 11:56:28 WIB | dibaca: 191 pembaca

Mewabahnya Covid 19 di berbagai daerah termasuk Kalimantan Barat, Kementrian  PAN-RB membuat kebijakan Work From Home hingga 21 April 2020. Meski demikian UPT BP2MI di Kalimantan Barat yakni BP3TKI Pontianak, P4TKI Sambas dan P4TKI Entikong tetap melakukan rutinitas pekerjaan yang ada.

Terletak di kawasan perbatasan negara, tidak membuat petugas BP3TKI Pontianak di Entikong dan Sambas melakukan Work From Home. Namun mereka tetap bertugas secara bergantian di beranda negeri guna melayani kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sarawak Malaysia.

"Fasilitasi kepulangan PMI Bermasalah menjadi salah satu tugas kami di perbatasan dan dengan kondisi saat ini kami mempersiapkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk seluruh petugas dalam melayani kepulangan PMI Bermasalah, ujar Erwin Rachmat Kepala BP3TKI Pontianak dalam keterangan tertulisnya.

Selama masa Covid 19 ini, BP3TKI Pontianak bersama instansi lain menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam menangani kepulangan PMI Bermasalah. Sebanyak 314 PMI Bermasalah telah difasilitasi pemulangan dari Entikong menuju Dinas Sosial Kalimantan Barat di Pontianak. Baru baru ini, Selasa (31/03) BP3TKI Pontianak memfasilitasi 59 PMI Bermasalah yang dipulangkan Pemerintah Malaysia melalui PLBN Entikong Kabupaten Sanggau.

Setelah fasilitasi pemulangan PMI Bermasalah, tugas BP3TKI Pontianak belum berakhir karena banyak Dinas Tenaga Kerja Kab/Kota di Kalimantan Barat yang menanyakan asal PMI Bermasalah yang telah dideportasi.

Bersyukur saat ini kita hidup di era revolusi industri 4.0, data  PMI Bermasalah dapat dikirim dengan cepat ke Dinas Tenaga Kerja Kab/Kota untuk selanjutkan mereka melakukan monitoring keberadaan para PMI Bermasalah guna momotong mata rantai virus corona di wilayahnya.

Selain fasilitasi penanganan pemulangan PMI Bermasalah, saat ini BP3TKI Pontianak juga concern terhadap para PMI yang sedang bekerja di luar negeri khususnya Serawak Malaysia.

Selama Januari hingga Februari 2020 tercatat 222 PMI yang berangkat bekerja di perusahaan perusahaan yang ada di Sarawak Malaysia.

"Kami meminta para Kepala Cabang P3MI yang ada di Kalimantan Barat untuk melakukan monitoring keberadaan PMI di tempat kerjanya dan memantau kesehatannya,"ujar Erwin.

Dari hasil monitoring tersebut, diketahui secara umum kondisi PMI yang bekerja di perusahaan di Sarawak cukup baik. Mereka bekerja seperti biasa namun dilengkapi APD yang sesuai dengan ketentuan Kementrian Kesehatan Malaysia. Para PMI pun sehabis bekerja dilarang bepergian keluar area mess, sementara itu pihak perusahaan menyuplai keperluan makanan seperti sembako melalui kantin perusahaan.

Erwin menambahkan kita akan minta P3MI terus memantau kondisi PMI di kilang-kilang dan apabila ada permasalahan dapat segera berkoordinasi dengan BP3TKI Pontianak dan KJRI Kuching.

Mewabahnya Covid 19 di Pontianak, membuat beberapa program BP3TKI Pontianak terhenti sementara waktu dan diganti dengan metode online.

Seperti program pelatihan Bahasa Korea bagi CPMI program G to G Korea, Pusat IPTEK dan Bahasa Kota Pontianak selaku penyelenggara mengganti motede tatap muka di kelas menjadi metode online. BP3TKI Pontianak bersama Pusat IPTEK dan Bahasa Kota Pontianak terus memantau metode belajar yang dilakukan secara online.

Begitupun dengan Program Pelatihan Bahasa Jepang bagi CPMI G to G Jepang, HJS Pontianak selaku penyelenggara mengganti metode belajar di kelas menjadi metode online.

BP3TKI Pontianak juga saat ini fokus terhadap Zona Integritas menuju WBBM yang dicanangkan pada tahun ini. Lembar Kerja Evaluasi (LKE) terus di monitoring agar WBBM di tahun ini dapat tercapai. Berbagai usaha telah dilakukan, salah satunya pada beberapa waktu lalu Pejabat BP3TKI Pontianak bertemu dengan Kepala KPPN Pontianak guna sharing informasi atas keberhasilan KPPN Pontianak mendapatkan predikat WBBM di tahun 2019 lalu.

"Walaupun kondisi seperti ini, kita tetap maksimal melakukan tugas dan fungsi BP3TKI Pontianak. WFH bukan berarti libur kerja namun dengan didukung teknologi tugas-tugas bisa dilakukan di rumah. Selain itu, saya menekankan untuk melakukan pola hidup sehat dan hidup bersih. Jangan lupa cuci tangan, bagaimanapun juga kesehatan adalah segalanya. Dengan kondisi sehat, pasti kita akan dapat bekerja maksimal,"tutup Erwin. (aa/bp3ptk)



INFORMASI BP3TKI PONTIANAK LAINYA .....