INFORMASI BP3TKI PONTIANAK

Sinergitas Antarlembaga

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng BP3TKI Pontianak Sosialisasi Program Pelindungan PMI

BP3TKI Pontianak | Jumat, 06 September 2019 - 11:04:08 WIB | dibaca: 449 pembaca

BPJS Ketenagakerjaan kembali lakukan sosialisasi Program Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Pontianak Kalimantan Barat. Dengan menggandeng BP3TKI Pontianak sebagai mitra pelaksana, kegiatan ini diikuti sekitar 120 orang  yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja di Kalimantan Barat, PPPMI di Kalimantan Barat, Perusahaan Jasa Angkutan Pontianak Malaysia Brunei, dan Calon PMI.

Acara yang dilaksanakan pada Kamis (05/09) di Hotel Mercure ini dihadiri oleh Teguh Hendro Cahyono selaku Deputi Penempatan BNP2TKI, E. Ilyas Lubis selaku Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Cotta Sembiring selaku Deputi Direktur Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan, dan Ignatius selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat.

Adapun pemateri dalam kegiatan ini adalah Pujiono selaku Kasubdit Sosialisasi BNP2TKI dengan menyampaikan materi Gerakan Migran Aman Desa, Erwin Rachmat selaku Kepala BP3TKI Pontianak menyampaikan materi profil penempatan dan pelindungan BP3TKI Pontianak, dan Sandi Gandara menyampaikan materi program BPJS Ketenagakerjaan bagi PMI.

Dalam paparannya Pujiono menjelaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan kehidupan dan pekerjaan yang layak dan bekerja ke luar negeri merupakan salah satu pilihan yang ada. Namun sebelum berangkat bekerja ke luar negeri, masyarakat siap akan informasi, siap jasmani dan rohani, siap dokumen, dan siap kompetensi.

Sementara itu Erwin Rachmat menjelaskan kinerja BP3TKI Pontianak di tahun 2019 ini. Hingga Agustus ini, BP3TKI Pontianak telah menempatkan 1.035 PMI bekerja ke berbagai macam negara diantaranya Malaysia dan Brunei Darussalam. Dari sisi pelindungan, BP3TKI Pontianak telah memfasilitasi pemulangan 2.024 PMI Bermasalah.

Sandi Gandara dalam paparannya menjelaskan manfaat layanan BPJS Ketenagakerjaan bagi PMI diantaranya  bantuan uang bagi PMI yang mengalami PHK akibat kecelakaan kerja, beasiswa pendidikan bagi dua anak sampai perguruan tinggi bagi  PMI yang mengalami cacat total atau meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan ketiga yang telah dilakukan Oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sebelumnya acara serupa telah dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta. Pontianak dipilih menjadi tempat sosialisasi dikarenakan Pontianak merupakan salah satu pintu masuk ke Negara penempatan yakni Negara Malaysia dan Brunei Darussalam.

“Kami mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang telah melaksanakan kegiatan ini untuk ketiga kalinya. Mudah-mudahan sosialisasi ini tidak berhenti, sosialisasi seperti itu perlu terus dilakukan agar kualitas penempatan dan pelindungan PMI meningkat,”ujar Teguh.

Lebih lanjut Teguh mengatakan para peserta disini diharapkan dapat menyampaikan informasi yang didapat mengenai tata cara bekerja ke luar negeri yang aman kepada para kerabat, saudara, atau kawan di daerahnya.

Dalam kegiatan ini, Teguh sempat berbincang dengan Abdul salah satu CPMI yang hadir. Dalam perbincangan singkat tersebut diketahui bahwa para CPMI ini belum mengetahui secara detail terkait pekerjaannya di luar negeri. Diharapkan kepada petugas PPPMI dapat memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban para CPMI yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

Begitupun sebaliknya, para CPMI harus sadar mengenai hak-hak yang didapat ataupun kewajiban-kewajiban yang harus dikerjakan.

Selain itu pula, Teguh menyoroti peluang kerja yang ada di berbagai negara seperti Hongkong, Taiwan, Korea, dan Jepang. Peluang kerja bukan hanya ada di Serawak Malaysia namun ada banyak peluang diberbagai negara.

“Seperti halnya di Korea, silahkan para CPMI ini menangkap peluang bekerja disana namun tentunya harus dipersiapkan kompetensinya seperti kemampuan Bahasa Korea,”tutup Teguh.

 



INFORMASI BP3TKI PONTIANAK LAINYA .....