INFORMASI BP3TKI PONTIANAK

Pemulangan PMIB

Kalimantan Barat KLB Corona, BP3TKI Pontianak Tetap Fasilitasi Pemulangan PMI Bermasalah

BP3TKI Pontianak | Senin, 30 Maret 2020 - 08:55:18 WIB | dibaca: 376 pembaca

Ditengah wabah Corona yang melanda berbagai Negara, BP2MI melalui BP3TKI Pontianak  kembali hadir dalam menangani pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB). Kali ini,Jumat (27/03) BP3TKI Pontianak bersama KJRI Kuching, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilker Entikong, Satgas Covid 19 Kalbar, dan instansi lainnya menangani pemulangan PMIB sebanyak 66 orang di PLBN Entikong Kabupaten Sanggau. Para PMI Bermasalah ini dipulangkan Pemerintah Malaysia setelah selesai menjalani masa hukumannya.

Dari hasil wawancara petugas BP3TKI Pontianak, sebanyak 36 orang dipulangkan karena tidak memiliki paspor, 19 orang dipulangkan karena tidak memiliki izin kerja, 7 orang karena ikut orang tua, dan 4 orang melapor ke KJRI Kuching karena ingin dipulangkan ke daerah asal.

“Walaupun saat ini Kalimantan Barat sudah masuk zona merah Covid 19, namun pelayanan kepulangan PMI Bermasalah tetap kami tangani. Kami bersama instansi lainnya bekerja sama dalam pemulangan kali ini. Para PMI Bermasalah harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan Kementrian Kesehatan dan alhamdulillah kami dapat bersinergi dengan instansti lain sehingga proses pemulangan ini berjalan lancar,”ujar Erwin Rachmat Kepala BP3TKI Pontianak dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tim Humas BP2MI.

Erwin menambahkan ini adalah salah satu gambaran betapa pentingnya sinergitas antarlembaga di kawasan perbatasan. Terlebih lagi, terkait pemulangan PMI Bermasalah ini harus melibatkan instansi lainnya.

Kalimantan Barat yang merupakan daerah perbatasan Indonesia Malaysia mempunyai peran sangat penting karena merupakan daerah perlintasan PMIB. Setiap ada pemulangan PMI Bermasalah dari Pemerintah Negara Bagian Sarawak Malaysia selalu melewati Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Bahkan KJRI Kuching pernah melakukan pemulangan PMI Bermasalah melalui PLBN Aruk Kabupaten Sambas.

Untuk menunjang proses pemulangan PMIB ini, saat ini BP3TKI Pontianak mempunyai tiga helpdesk di PLBN Entikong, PLBN Aruk, dan Bandara Supadio Pontianak.

Dalam kondisi seperti ini, semua petugas helpdesk BP3TKI Pontianak selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam bertugas di Pos Lintas Batas Negara. Selain PMI Bermasalah yang dipulangkan Pemerintah Malaysia, saat ini juga ada WNI/PMI yang pulang kembali ke Indonesia dikarena situasi di Malaysia yang lockdown hingga 14 April 2020.

Tercatat di PLBN Aruk Kabupaten Sambas, semenjak Januari 2020 hingga saat ini sebanyak 353 PMI pulang kembali ke Kabupaten Sambas dan sekitarnya dengan berbagai alasan diantaranya cuti kerja.

“Saat ini PLBN Aruk dan Entikong ada perubahan waktu layanan. Pada saat situasi normal waktu layanan Pukul 05.00- 17.00 namun saat ini bergeser menjadi Pukul 08.00-14.00. Saat ini WNI tidak diperbolehkan masuk ke Malaysia namun WNI dapat keluar Malaysia sehingga saat ini kami fokus dalam layanan kepulangan,” ujar Erwin.

Bahkan, akhir-akhir ini trend kepulangan PMI Bermasalah meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya. Data Seksi Perlindungan BP3TKI Pontianak menunjukkan selain pemulangan pada hari ini sebanyak 66 orang, pada 23 Maret 2020 KJRI Kuching telah melakukan repatriasi sebanyak 11 orang, pada 21 Maret 2020 sebanyak 178 PMI Bermasalah telah dipulangkan dari Malaysia.

Erwin menambahkan semua petugas di Helpdesk Entikong, Aruk, dan Supadio selalu siap dalam menangani pemulangan PMI Bermasalah baik itu deportasi dari Malaysia, repatriasi KJRI Kuching, PMI Meninggal, PMI Sakit, ataupun PMI terlantar.

Selain itu, BP3TKI Pontianak juga telah menjalin sinergitas berbagai lembaga dalam penanganan PMI Bermasalah diantaranya KJRI Kuching, BP3TKI Pontianak, Imigrasi, Kepolisian, Bea Cukai, Dinas Sosial ataupun yang lainnya. Semoga sinergitas ini terus terjalin dengan baik.

“Penanganan PMI Bermasalah ini perlu sinergitas antar lembaga.Alhamdulillah saat ini hubungan kami dengan instansi terkait berjalan dengan baik. Setiap ada pemulangan ataupun permasalahan terkait PMI berjalan dengan lancer karena adanya sinergitas tersebut,”tutup Erwin.(aa/bp3pnk)

 

 



INFORMASI BP3TKI PONTIANAK LAINYA .....